Ditolak Perusahaan Berulang Kali, 3 Sahabat Ini Bangun Bisnis Kopi

Bacaberita.us – Putri, Adhika, dan Tri Erwin adalah sahabat semasa kecil sejak TL. TL ini kependekan dari taman latihan (setara dengan taman kanak-kanak) untuk anak-anak penyandang disabilitas.

Ya, ketiganya merupakan penyandang tunarungu.

Ide mereka untuk berbisnis berawal dari pengalaman proses pahit dalam melamar pekerjaan, beda perlakuan bagi kalangan disabilitas dalam memperoleh akses pekerjaan memang benar nyata adanya.

Sudah kurang lebih ratusan lamaran mereka sebar namun, hanya dianggap angin lalu karena mereka difabel.

Dari situ lah mereka memutuskan untuk berbisnis kedai kopi.

Mereka belajar dari pebisnis yang sudah pengalaman tentang bisnis kopi.

Mereka melakukan penyusuran berbagai kedai kopi yang sudah ada, dari BSD Tangerang sampai Bandung.

Hingga akhirnya mereka berhasil menemukan petani lokal penyuplai kopi untuk bisnis mereka.

Berulang kali mereka meracik kopi untuk mendapatkan rasa yang pas, dan sesuai dengan slogan untuk bisnis mereka “taste that touch your heart”.

12 Mei 2018, bisnis Kopi Tuli mereka pun resmi berdiri. Dengan menyulap garasi salah satu teman mereka menjadi kedai pertama mereka di Depok.

Lima bulan kemudian, mereka sanggup buka cabang baru di daerah Jakarta Selatan.

Mereka memperkejakan seluruhnya adalah staf-staf penyandang tunarungu, dan mereka berharap bisnisnya bisa kian berkembang dan bercabang di berbagai daerah.

Supaya mampu merekrut lebih banyak teman-teman tuli yang senantiasa mengalami kesulitan akses pekerjaan.

Selain itu, mereka ingin menjembatani kesenjangan pemahaman antara teman dengar dengan teman tuli.

Nah, memiliki keterbatasan bukan berarti jadi halangan untuk menggapai mimpi dan sukses berbisnis. Betul?