Berawal Jualan Keliling, Nasi Goreng Kokiku Kini Beromzet Rp. 100 Juta

Bacaberita.us – Nurcholis (36) pria asal Tegal memulai usahanya berjualan nasi goreng keliling tahun 2004 di kawasan Taman Kopo Indah dengan nama awal Nasi Goreng Ora et Labora.

Tak berselang lama, ia mengganti nama nasi gorengnya menjadi Nasi Goreng Kokiku. Sebuah nama yang terinspirasi dari sesama penjual nasi goreng yang memasang stiker bergambar koki pada gerobaknya.

Usaha dan kerja kerasnya selama empat belas tahun akhirnya membuat usaha nasi gorengnya semakin maju. Meskipun berjualan di pinggir jalan seperti penjual nasi goreng pada umumnya, namun omzetnya bisa mencapai Rp4 jutaan per hari. Jika dikalikan dalam sebulan, maka pendapatannya lebih dari Rp100 juta.

Nasi goreng Kokiku ini berada di Jalan Ibu Ganirah No. 44, Cibeber, Cimahi Selatan, Kota Cimahi.

Menurut Nurcholis, “pangkalan” nasi gorengnya sempat berpindah-pindah hingga akhirnya pada tahun 2014 menetap di sana. “Awal jualan saya di sekitar Taman Kopo Indah masih keliling pakai gerobak, kemudian karena ada masalah pindah sampai cari-cari tempat selama satu bulan dari Pangalengan, Padalarang, Cililin sampai Batujajar.

Ketemu tempat di daerah sini karena awalnya melihat pedagang nasi goreng yang lain ketika pukul 22.30 WIB sudah pada bersih-bersih tempat, berarti laku dan akhirnya saya yakin dan coba jualan di sini dengan tempat masih seadanya seperti penjual yang lain,” ucap Nurcholis kepada Ayobandung.com, Selasa (23/10/2018) malam.

Dalam sehari, Nurcholis yang mempekerjakan enam pegawai bisa menghabiskan 30 kg beras yang jika dikemas menjadi nasi goreng bisa mecapai kurang lebih 250 porsi dalam satu malam.