Karyawan Banting Setir Jualan Cuanki, Kantongi Omzet Rp. 50 Juta per Bulan

Bacaberita.us – Memiliki jabatan tinggi di suatu perusahaan tidak menjamin seseorang bisa puas dan berhenti mengasah kreativitas dan keterampilannya dalam memenuhi kebutuhan.

Justru, terkadang menjadi seorang pegawai bisa cepat bosan karena aktivitasnya yang sama dan terulang setiap harinya. Hal itu dialami oleh Rizky Ananda yang saat ini menjadi owner Cancimen Food, makanan siap saji yang menyediakan bakso cuanki alias makanan khas Bandung dengan kombinasi ramen.

Rizky memutuskan menjadi wirausaha pada tahun 2017. Padahal, saat itu dirinya menjabat sebagai Senior Vice President (SVP) di salah satu perusahaan internasional asal Jepang. Gaji yang didapatnya pun tidak menjadi jaminan dirinya betah sebagai pegawai.

Alasan saya meninggalkan pekerjaan saya itu karena passion dan keterikatan saya dalam dunia wirausaha sangat tinggi. Saya memulai usaha sejak SMA hingga kuliah,” kata Rizky kepada detikFinance, Jakarta, Sabtu (29/6/2019).

Memiliki bekal sebagai bekal teknologi industri, Rizky mulai meracik produknya bersama sang istri. Pria lulusan sarjana teknik pertanian Unpad ini kerap kali gagal dalam menentukan racikan yang pas mengenai bakso cuanki kuah ramennya.

Pada suatu saat, resep produk siap sajinya akhirnya berhasil menggoyang lidah para konsumennya. Dia menggunakan modal sekitar Rp 5 juta kala itu.
Rizky dan istrinya gencar memasarkan Cancimen Food lewat Instagram. Pada awal memasarkan di jagat maya, dirinya hanya berhasil membukukan omzet sebesar Rp 2 juta per bulan. Angka itu masih jauh dari gajinya sebagai SVP yang mencapai Rp 7 juta per bulan.

Namun berkat kerja kerasnya, kini Rizky berhasil menempatkan Cancimen Food disalah satu daftar favorit makanan masyarakat di Indonesia, hingga luar negeri.

Lewat makanan yang bisa disantap kapan dan di manapun ini akhirnya dirinya berhasil mencatat omzet puluhan juta rupiah setiap bulannya. “Di Indonesia produk Cancimen Food itu sangat berpotensi untuk dikembangkan dan potensi pasarnya sangat besar. Perpaduan antara Cuanki dengan mie ramen instan,” jelas dia. “Sekarang omzet sekitar Rp 40-Rp 50 juta per bulan,” tambahnya.